Program BERANI Tangkap Banyak, 16.800 Benih Nila Disalurkan ke Petani Sigi

banner 468x60

Poin Utama Berita

  • 16.800 benih nila ditebar di Sigi untuk memperkuat budidaya ikan melalui Program BERANI Tangkap Banyak.
  • Empat kelompok pembudidaya menerima bantuan benih yang bersumber dari APBD 2026.
  • Pemprov Sulteng menargetkan bantuan benih berdampak pada peningkatan pendapatan dan ekonomi keluarga petani ikan.
  • Kolaborasi pemerintah, BI, APINDO, dan kelompok pembudidaya diperkuat untuk mengembangkan sektor perikanan budidaya.
  • DKP Sulteng memastikan bantuan menjadi dukungan pengembangan usaha ikan air tawar berbasis masyarakat.

 

Sigi, Caralain.id  –Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A. Lamadjido menyerahkan sekaligus menebar sekitar 16.800 ekor benih ikan nila dalam fasilitas bioflok di Divisi Roviga, Gereja Sibedi, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, Jumat (18/9/2026).

banner 336x280

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program BERANI Tangkap Banyak melalui penguatan budidaya ikan air tawar. Bantuan benih disalurkan kepada empat kelompok pembudidaya ikan untuk mendorong peningkatan produksi sekaligus pendapatan dan perekonomian keluarga petani.

Reny mengatakan pengembangan program tersebut membutuhkan kolaborasi antara pemerintah kabupaten dan provinsi serta berbagai pihak yang terkait dengan sektor perikanan.

“Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan adanya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan kegiatan perikanan di Kabupaten Sigi,” jelas Wagub Reny.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tengah Muhamad Irfan Sukarna, Ketua DPP APINDO Sulteng Wijaya Chandra alias Koko Awi, serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulteng Dr. Yopie M.I. Patiro, S.H., M.H. Kegiatan juga melibatkan unsur pemerintah dan kelompok pembudidaya ikan.

Empat kelompok yang menerima bantuan benih ikan nila tersebut yakni Pokdakan Padat Karya Desa Tulo, Kecamatan Dolo, Pokdakan Pue Buvu Momba Desa Sibedi, Kecamatan Marawola, Pusdiklat ST. Maikel Desa Kapiroe, Kecamatan Palolo, serta Pokdakan Dhiyaaul Ma’rifah Wal Khairat Desa Baliase, Kecamatan Marawola.

Reny menegaskan kolaborasi antardaerah dalam pengembangan Program BERANI Tangkap Banyak diharapkan dapat memperkuat usaha masyarakat di sektor perikanan budidaya. Bantuan benih ikan nila diharapkan mampu meningkatkan pendapatan dan perekonomian keluarga pembudidaya ikan.

Penyaluran dan penebaran benih tersebut dilaksanakan melalui DKP Sulawesi Tengah dengan sumber pembiayaan dari APBD 2026. Program ini menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan usaha budidaya ikan air tawar di tingkat masyarakat.

Kepala DKP Sulteng Yopie M.I. Patiro mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjalankan Program BERANI Tangkap Banyak, khususnya melalui penguatan sektor perikanan budidaya dan dukungan kepada kelompok pembudidaya ikan air tawar.

“Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dibawah kepemimpinan Gubernur dan wakil gubernur Anwar Hafid – Reny Lamadjido dalam mewujudkan Program Berani Tangkap Banyak, khususnya melalui penguatan sektor perikanan budidaya dan dukungan terhadap kelompok pembudidaya ikan tawar,” jelas Yopie.

Menurut Yopie, kegiatan yang dibiayai melalui APBD 2026 tersebut diharapkan menjadi dukungan pemerintah dalam mengembangkan usaha budidaya ikan di tingkat masyarakat petani.

Pengembangan budidaya ikan air tawar melalui sistem bioflok juga sejalan dengan upaya Pemprov Sulteng mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui sektor perikanan budidaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *