Per 15 September 2026, Progres Preservasi Jalan Tolai–Sausu Capai 75,996 Persen

banner 468x60

Poin Utama Berita

  • Progres preservasi Jalan Tolai–Sausu mencapai 75,996 persen, melampaui target 75,537 persen dengan deviasi positif 0,458 persen.
  • Pekerjaan konstruksi terus dipercepat, termasuk LPB, LPA, LPS, pengaspalan, dan marka jalan.
  • Kendala di lapangan masih berskala kecil dan dapat diatasi, sehingga progres tetap berada di atas target.
  • PPK 2.3 memastikan pekerjaan tersisa terus dikawal dan dipercepat agar selesai sesuai ketentuan.
  • Proyek SBSN Kementerian PU ini ditujukan untuk memperkuat konektivitas dan mobilitas di Sulawesi Tengah.

 

Parigi Moutong, Caralain.id – Pekerjaan preservasi Jalan Tolai–Sausu Kabupaten Parigi Moutong, yang yang dibiayai melalui skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus menunjukkan perkembangan. Hingga 15 September 2026, progres fisik pekerjaan mencapai 75,996 persen, lebih tinggi dibandingkan rencana sebesar 75,537 persen, dengan deviasi positif 0,458 persen.

banner 336x280

Capaian tersebut menunjukkan pelaksanaan pekerjaan masih berada di atas target yang telah ditetapkan. Pelaksana kini terus mendorong percepatan pekerjaan untuk mempertahankan capaian progres sekaligus menyelesaikan sejumlah item pekerjaan yang masih tersisa.

Kepada Caralain.id, General Superintendent (GS) PT Putra Nanggroe Aceh KSO PT Bina Kaili, Hikmawati, ST, mengatakan percepatan pekerjaan saat ini diarahkan pada sejumlah item pekerjaan, termasuk pekerjaan marka jalan yang terus berjalan.

“Alhamdulilah semua berjalan dengan baik di lapangan pak,doakan semua berjalan sesuai rencana,” ungkap Hikmawati, Jumat(18/9/2026).

Menurutnya, meski masih terdapat kendala dalam pelaksanaan pekerjaan, persoalan tersebut tidak berskala besar dan dapat ditangani oleh pelaksana di lapangan.

“Kalau dibilang tidak ada kendala sebenarnya ada tapi skalanya kecil saja,tapi semua dapat teratasi,”ungkapnya.

Selain pelebaran badan jalan, pekerjaan pada lapisan konstruksi juga terus bergerak. Pekerjaan Lapis Pondasi Bawah (LPB) telah mencapai STA 27 + 500, sedangkan Lapis Pondasi Atas (LPA) berada di STA 26 + 500. Sementara itu, pekerjaan Lapis Pondasi Stabil (LPS) telah mencapai STA 18 + 500 dan pengaspalan berjalan hingga STA 24 + 300.

Rangkaian pekerjaan tersebut dilaksanakan secara bertahap, mulai dari pelebaran badan jalan, pembangunan lapisan pondasi, perkerasan hingga pekerjaan akhir seperti marka jalan yang saat ini telah mencapai STA 18 + 500. Sejumlah pekerjaan yang masih harus diselesaikan meliputi galian biasa untuk widening, LPB, LPA, LPS, pengaspalan dan marka jalan.

                                                       

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.3 Provinsi Sulawesi Tengah di bawah Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulteng yang menangani preservasi Jalan Tolai–Sausu di Kabupaten Parigi Moutong, LM Hidayat, mengatakan capaian progres pekerjaan yang berada di atas target menunjukkan pelaksanaan di lapangan berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Dihubungi melalui telepon seluler, LM Hidayat mengatakan progres pekerjaan hingga 15 September 2026 telah mencapai 75,996 persen, lebih tinggi dari target 75,537 persen.

“Secara progres masih berada di atas target yang direncanakan. Ini menjadi indikator positif, namun pekerjaan yang tersisa tetap harus di kawal dan percepat agar target penyelesaian dapat tercapai sesuai ketentuan,” kata LM Hidayat.

Preservasi Jalan Tolai–Sausu merupakan bagian dari pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan yang diharapkan mendukung konektivitas serta kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi barang antarkawasan di Sulawesi Tengah. Dengan progres fisik mencapai 75,996 persen dari rencana 75,537 persen, pelaksana terus memusatkan perhatian pada percepatan pekerjaan tersisa agar seluruh tahapan proyek dapat diselesaikan sesuai target dan ketentuan yang berlaku.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *