Argentina dan Mesir Ciptakan Drama di Panggung Piala Dunia 2026

banner 468x60

Caralain.id – Laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Mesir di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Selasa malam (7/7/2026), berlangsung sengit, dramatis, dan diwarnai kontroversi.

Mesir hampir menyingkirkan juara bertahan setelah unggul lebih dahulu melalui gol sundulan Yasser Ibrahim pada menit ke-15 dan Mostafa Zico pada menit ke-67. Namun, Argentina menunjukkan mental juara dengan membalikkan keadaan dalam 14 menit terakhir pertandingan.

banner 336x280

Cristian Romero memperkecil ketertinggalan lewat sundulan pada menit ke-79. Lionel Messi kemudian menyamakan kedudukan melalui tendangan keras pada menit ke-89. Saat pertandingan memasuki masa injury time, Enzo Fernández memastikan kemenangan Argentina lewat sundulan pada menit ke-90+3 setelah menerima umpan lambung Lautaro Martínez.

Kemenangan 3-2 tersebut membawa Argentina melaju ke babak perempat final untuk menghadapi Swiss, yang sebelumnya menyingkirkan Kolombia melalui adu penalti dengan skor 4-3 pada Rabu (8/7).

Keberhasilan mencetak tiga gol dalam rentang 14 menit menjadi bukti ketangguhan mental Lionel Messi dan kawan-kawan. Juara bertahan itu tidak menyerah hingga peluit panjang dibunyikan wasit sebagai penanda berakhirnya pertandingan.

Usai laga, pelatih Argentina Lionel Scaloni tak kuasa menyembunyikan emosinya saat menghadiri konferensi pers.

“Aku tak sanggup menatapmu. Maaf aku terlalu emosional. Sungguh ini tim luar biasa, saudaraku. Itu saja, aku harus pergi, aku tak sanggup,” ujar Scaloni sambil meminta maaf kepada wartawan yang ingin mewancarainya.

Mantan pemain tim nasional Argentina itu kemudian mengusap air matanya sebelum meninggalkan ruang konferensi pers.

Pertandingan dipimpin wasit François Letexier asal Prancis. Seusai laga, kubu Mesir melayangkan protes keras terhadap kepemimpinan wasit setelah satu gol mereka dianulir. Keputusan tersebut dinilai merugikan Mesir, terutama setelah Argentina di bawah komando Lionel Messi berhasil bangkit dan membalikkan keadaan menjadi kemenangan 3-2.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *