Ruas Bora–Pandere Makin Mulus, Warga Apresiasi IJD dan Minta PUTR Sigi Lengkapi Infrastruktur Pendukung

Kabupaten Sigi29 Dilihat
banner 468x60

Poin Utama

  • Jalan Bora–Pandere Mulus, Aktivitas Warga Lancar.
  • Warga Apresiasi Kualitas Pekerjaan Jalan.
  • 14 Titik Belum Tertangani, Warga Minta Box Culvert Segera Dibangun.

Sigi, Caralain.id – Ruas Jalan Bora–Pandere menjadi salah satu jalur strategis yang menghubungkan sejumlah wilayah di Kabupaten Sigi. Jalan ini memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas masyarakat, mulai dari mobilitas warga sehari-hari hingga mendukung distribusi hasil pertanian.

banner 336x280

Ruas Bora–Pandere merupakan bagian dari program peningkatan infrastruktur jalan yang dikelola oleh Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Sulawesi Tengah. Pekerjaan tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025 dan berada di bawah pengawasan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Bina Marga.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi sebagian besar ruas jalan tersebut saat ini terlihat mulus dan dalam kondisi baik. Perbaikan jalan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat yang selama ini menggunakan jalur tersebut untuk menunjang aktivitas mereka.

Salah satu warga Sibowi, Hermanus, mengaku sangat terbantu dengan adanya peningkatan kualitas Jalan Bora–Pandere. Menurutnya, akses menuju kebun miliknya maupun wilayah sekitar seperti Kalawara dan Gumbasa kini menjadi lebih dekat dibandingkan sebelumnya.

“Kalau dulu saya kalau mau ke kebun harus ba putar jauh. Sekarang langsung dari rumah di Sibowi ke Kalawara dekat,” ujar Hermanus.

Terkait kualitas pekerjaan jalan, Hermanus menyampaikan rasa puasnya. Ia menilai pekerjaan yang dilakukan kontraktor berjalan dengan baik dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

“Puji Tuhan, kontraktornya  CV Kita Pura Membangun dan PT Salsabila Praya Indotama kerjanya bagus. Aspalnya mulus,” ucapnya.

Namun, di balik kondisi jalan yang sudah membaik, masih terdapat sejumlah titik yang menjadi perhatian warga. Pantauan media ini pada Kamis (18/6/2026), ditemukan beberapa bagian ruas jalan yang belum tersambung aspal dan masih berupa permukaan tanah.

Berdasarkan informasi, 14 titik tersebut bukan merupakan bagian dari item pekerjaan yang dikerjakan oleh CV Kita Pura Membangun dan PT Salsabila Praya Indotama. Penanganan titik tersebut menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Sigi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sigi.

Pada 14 titik tersebut, rencananya akan dibangun box culvert sebagai solusi untuk mengatur aliran air dan memperkuat badan jalan. Namun hingga saat ini, pembangunan box culvert belum terealisasi.

Akibat belum adanya bangunan pengendali aliran air tersebut, air terus menggerus permukaan jalan sehingga menimbulkan lubang cukup dalam. Kondisi itu menyulitkan warga yang melintas, terutama saat musim hujan.

Sofyan, warga Gumbasa yang kerap melintasi ruas tersebut, mengaku kesulitan melewati titik-titik yang belum tertangani, khususnya ketika curah hujan tinggi.

“Susah pak. Kami saja naik motor kalau musim hujan tidak bisa lewat karena derasnya air, apalagi mobil. Itu saja komiu lihat tadi sudah dalam karena kena aliran air,” keluhnya.

Warga berharap pemerintah daerah segera menindaklanjuti pembangunan box culvert di 14 titik tersebut agar manfaat peningkatan Jalan Bora–Pandere dapat dirasakan secara maksimal dan akses masyarakat tetap aman, terutama saat musim penghujan.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *