Jasa Raharja Gelar Jasfren Ride, Kampanyekan Keselamatan Berkendara

Nasional11 Dilihat
banner 468x60

Poin Utama Berita

  • 70 riders ikut The Jasfren Ride, Jasa Raharja kampanyekan keselamatan berkendara.
  • Tiga pesan utama: aman berkendara, berbagi, dan peduli sesama.
  • Tak sekadar riding, peserta galang donasi untuk korban bencana NTT.
  • Helm SNI dibagikan kepada pengendara ojol sebagai edukasi keselamatan.
  • Jasa Raharja menegaskan keselamatan jalan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau lembaga, tetapi membutuhkan peran aktif masyarakat.
  • Protection, Prevention, Participation menjadi semangat Jasa Raharja dalam mencegah kecelakaan dan membangun budaya keselamatan.
  • Pesan tegas Jasa Raharja: keselamatan transportasi harus menjadi gerakan bersama, bukan berhenti sebagai seremoni.
Jakarta, Caralain.id  – PT Jasa Raharja (Persero) menggelar “The Jasfren Ride” sebagai bagian dari upaya membangun kepedulian terhadap keselamatan transportasi sekaligus memperkuat solidaritas sosial. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (13/9/2026) tersebut diikuti sekitar 70 riders dengan mengusung tiga pesan utama, yakni Safety Riding, Solidarity Sharing, dan Community Caring.
Kegiatan dimulai dari Kantor Pusat Jasa Raharja dengan safety briefing dan doa bersama sebelum peserta melakukan perjalanan, Selain mendorong peserta dan pengguna jalan raya menerapkan keselamatan berkendara, rangkaian kegiatan juga diisi dengan aksi solidaritas melalui penggalangan donasi untuk korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT), serta pembagian helm SNI pengendaran Ojol sebagai bagian dari edukasi keselamatan.
Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyampaikan bahwa The Jasfren Ride tidak dirancang sekadar sebagai kegiatan berkendara bersama. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempertemukan semangat keselamatan dengan kepedulian sosial.
“Kita mulai dari safety riding, bagaimana kita berkendara dengan aman dan tertib. Kemudian sharing, bagaimana kepedulian itu kita wujudkan dengan berbagi kepada sesama. Dari sana kita membangun caring, yaitu kepedulian yang lebih luas terhadap keselamatan masyarakat,” jelasnya.
Menurut Awaluddin, keselamatan transportasi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk masyarakat sebagai pengguna jalan. Karena itu, kegiatan bersama komunitas menjadi salah satu ruang untuk membangun kesadaran bahwa keselamatan bukan hanya tanggung jawab satu institusi.
Semangat tersebut sejalan dengan The Spirit of Jasfren, yang dibangun melalui tiga nilai, yakni Protection, Prevention, dan Participation. Ketiganya menjadi satu kesatuan dalam mendorong masyarakat untuk memahami pentingnya perlindungan, mencegah risiko kecelakaan, sekaligus berpartisipasi dalam menciptakan keselamatan transportasi.
“Kami berharap semangat ini tidak berhenti pada kegiatan hari ini. Karena keselamatan transportasi adalah tujuan yang harus terus kita bangun bersama,” imbuh Awaluddin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *