Palu, Caralain.id – Atlet equestrian asal Kota Palu, Sulawesi Tengah, Zahwa Iranda Gaya, sukses menorehkan prestasi dengan finis di posisi keenam dari 42 rider pada kelas bergengsi lain show jumping 45cm open yang memperebutkan Piala Presiden dalam Kejuaraan Berkuda Mandiri Merdeka Master 2026.
Kejuaraan berkuda yang disebut sebagai salah satu ajang internasional terbesar di Indonesia tersebut digelar di The Hub Indonesia, Jalan Alternatif Cibubur, Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada 6 hingga 9 Agustus 2026. Ajang ini mempertandingkan dua disiplin berkuda, yakni show jumping dan dressage.
Mandiri Merdeka Master 2026 merupakan hasil kolaborasi The Hub Indonesia dengan Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi). Secara keseluruhan, kejuaraan tersebut diikuti sekitar 1.650 entries. Pada disiplin show jumping tercatat 268 atlet dengan sekitar 1.250 entries, sedangkan dressage diikuti sekitar 400 entries.
Dalam perlombaan tersebut, Zahwa tampil bersama kuda pacu Mesangge dengan nomor start 10. Hasil finis di posisi keenam dari 42 peserta pada kelas jumping 45 cm menjadi capaian penting bagi atlet muda asal Sulawesi Tengah tersebut.
Owner Kaili Novangga Stable Kota Palu, Anjas Lamatata, yang juga merupakan ayah Zahwa, mengaku bangga atas pencapaian putrinya. Saat dihubungi melalui telepon, Senin (10/8/2026), Anjas menilai prestasi tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga membawa nama olahraga berkuda Sulawesi Tengah.
“Alhamdulilah tidak sia sia perjuangan dapat juara 6 dari 42 peserta kejuaraan equestrian kelas jumping 45 cm Piala Presiden Cup, makasih doanya teman teman,” ujar Anjas Lamatata.
Menurutnya, capaian tersebut diraih melalui proses panjang dan persiapan yang tidak mudah. Terlebih, Zahwa menjadi satu-satunya atlet berkuda asal Sulawesi Tengah yang tampil dalam ajang bergengsi tersebut.
“Ini tidak mudah sampai di posisi ini, kami sangat bangga dengan capaian ini, terlebih Zahwa satu satunya atlet yang bisa tembus di Kejuaraan berkuda level internasional terbesar di tanah air,” ungkapnya dengan bangga.
Anjas menambahkan, menjelang perlombaan Zahwa menjalani latihan secara intensif di bawah pendampingan pelatih nasional Indonesia, Kapten KAV. Nasri Labonu, dengan bimbingan langsung Kolonel KAV. I Gede Masa Galih, S.IP. Persiapan tersebut juga mendapat dukungan dari tim kontingen Anggatra Turangga Stable yang dipimpin Kapten KAV. Nasri Labonu.
Sementara itu, tingginya jumlah peserta dalam Mandiri Merdeka Master 2026 turut menunjukkan besarnya minat terhadap olahraga berkuda di Indonesia. Kondisi tersebut terjadi meski sejumlah atlet berkuda papan atas Indonesia tengah berada di Eropa untuk menjalani persiapan menghadapi Asian Games Nagoya 2026 yang dijadwalkan berlangsung September–Oktober mendatang.
Ketua Harian PP Pordasi, Eddy Saddak, mengatakan kondisi tersebut sempat diperkirakan akan memengaruhi jumlah peserta. Namun, antusiasme atlet muda justru tetap tinggi.
“Tadinya kami berpikir itu akan berpengaruh pada minat peserta, ternyata atlet-atlet muda tetap membludak mendaftar dan itu sangat bagus buat perkembangan olahraga berkuda di tanah air,” kata Eddy, dikutip dari VIVA Jakarta, Senin (10/8/2026).
Prestasi Zahwa Iranda Gaya di posisi keenam Piala Presiden Cup 2026 sekaligus menjadi catatan positif bagi pembinaan olahraga equestrian di Sulawesi Tengah. Capaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda daerah untuk terus meningkatkan kemampuan dan membawa nama Sulawesi Tengah ke level nasional maupun internasional.













