Es Teler Teko Thay Smoothies Palu Viral, Penjualan Capai 4 Lusin per Hari

Bisnis25 Dilihat
banner 468x60

Poin Utama Berita

  • Es Teler Teko Thay Smoothies Palu viral di TikTok berkat konsep penyajian unik dalam wadah teko berkapasitas 2 liter.
  • Satu porsi dapat dinikmati 3–4 orang, sehingga cocok untuk keluarga atau disantap bersama teman.
  • Sajian berisi jelly, krim, mangga, nangka, alpukat, tiga scoop es krim vanila, dan taburan keju.
  • Popularitas di media sosial mendorong penjualan hingga sekitar 4 lusin porsi per hari.
  • Harga Es Teler Teko dibanderol Rp50.000 per porsi.

Palu, Caralain.id – Inovasi penyajian kuliner kembali menarik perhatian masyarakat Kota Palu. Es Teler Teko dari Thay Smoothies menjadi salah satu sajian yang ramai diperbincangkan di TikTok karena menawarkan porsi besar berkapasitas dua liter yang dapat dinikmati bersama tiga hingga empat orang.

Daya tarik sajian ini tidak hanya terletak pada porsinya, tetapi juga konsep penyajiannya menggunakan wadah berbentuk teko yang dapat dibawa pulang. Strategi tersebut mendapat respons positif dari konsumen dan turut mendorong peningkatan pesanan dari berbagai wilayah di Kota Palu.

banner 336x280

Es Teler Teko disajikan dengan kombinasi jelly, krim, serta potongan buah segar seperti mangga, nangka, dan alpukat. Sajian tersebut kemudian dilengkapi tiga scoop es krim vanila serta taburan keju, sehingga memberikan perpaduan rasa manis, segar, dan gurih dalam satu porsi.

Pemilik Thay Smoothies Palu, Dea, mengatakan tingginya permintaan tidak membuat pihaknya mengurangi kualitas bahan maupun jumlah isian. Menurutnya, konsistensi rasa menjadi bagian penting untuk mempertahankan kepercayaan konsumen.

“Bagi kami, menjaga rasa otentik adalah prioritas utama; makanya bahan baku segar dan isian melimpah tidak boleh dikurangi sedikit pun agar pecinta kuliner selalu puas.” ujar Dea, pemilik Thay Smoothies Palu.

Di tengah tingginya permintaan, penjualan Es Teler Teko disebut mencapai sekitar empat lusin porsi per hari dengan harga Rp50.000 per teko. Antusiasme tidak hanya datang dari kalangan muda, tetapi juga masyarakat umum. Tingginya pesanan bahkan membuat pengelola harus memastikan ketersediaan wadah teko melalui komunikasi dengan pemasok.

Popularitas produk tersebut juga terlihat dari pelanggan yang melakukan pemesanan ulang. Konsumen dari wilayah yang cukup jauh tetap memesan meski harus menanggung biaya pengiriman, salah satunya pelanggan dari Kecamatan Palu Utara yang disebut rela membayar ongkos kirim hingga Rp55.000.

Fenomena Es Teler Teko Thay Smoothies menunjukkan bahwa inovasi sederhana dalam ukuran porsi, kemasan, dan penyajian dapat menjadi daya tarik bagi konsumen. Konsistensi rasa dan kualitas bahan kemudian menjadi faktor penting untuk mempertahankan pelanggan di tengah tren kuliner yang cepat berubah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *