Fasilitas RTH Poso Rusak dan Jadi Sasaran Vandalisme

Kabupaten Poso36 Dilihat
banner 468x60

Poin Utama

  • RTH Poso senilai Rp13 miliar mengalami kerusakan di sejumlah fasilitas umum dan olahraga.
  • Alat olahraga rusak, baut terlepas, dan jogging track ambles sehingga membahayakan pengunjung.
  • Kawasan RTH juga menjadi sasaran aksi vandalisme.
  • Masyarakat mendesak pemerintah segera memperbaiki fasilitas dan memperketat pengawasan.

Poso, Caralain.id – Kondisi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Poso yang berada di Kelurahan Kayamanya, Kecamatan Poso Kota, Kabupaten Poso, memprihatinkan. Sejumlah fasilitas umum dan arena olahraga di kawasan yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp13 miliar itu mengalami kerusakan, bahkan sebagian menjadi sasaran aksi vandalisme.

banner 336x280

Berdasarkan pantauan media ini pada Senin (27/7/2026), kerusakan terlihat di sejumlah fasilitas olahraga. Beberapa alat tidak lagi berfungsi dengan baik, sementara baut pengikat pada sejumlah peralatan terlepas sehingga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna. Selain itu, lintasan jogging track juga mengalami kerusakan di beberapa titik, dengan paving yang mulai terangkat dan ambles.

RTH Poso dibangun di atas lahan seluas 2,9 hektare di bekas lokasi Pasar Sentral Poso. Kawasan yang dikerjakan dalam dua tahun anggaran, yakni 2017 dan 2018, tersebut berada di pusat Kota Poso dan dilintasi Jalan Trans Sulawesi yang menghubungkan Kota Poso dengan seluruh provinsi di Pulau Sulawesi.

Selain kerusakan akibat usia penggunaan, sejumlah fasilitas juga dipenuhi coretan dan mengalami vandalisme yang diduga dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Kondisi itu membuat sebagian sarana tidak lagi nyaman digunakan masyarakat sebagai ruang rekreasi, olahraga, maupun aktivitas sosial.

Melihat kondisi tersebut, masyarakat berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan dan pemeliharaan terhadap fasilitas yang rusak. Pengawasan di kawasan RTH juga dinilai perlu ditingkatkan agar aksi vandalisme tidak terus berulang dan aset publik yang telah dibangun dengan anggaran besar dapat kembali dimanfaatkan secara aman dan nyaman oleh masyarakat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *