Program “SEHAT” Dorong Akses Kesehatan Masyarakat Sulteng

Kota Palu21 Dilihat
banner 468x60

Poin Utama

  • Program “SEHAT” Perkuat Layanan Kesehatan
  • Kesehatan Jadi Prioritas Pembangunan Daerah
  • Pelayanan Kesehatan Semakin Dekat dengan Warga

Palu, Caralain.id – Program SEHAT (Strengthening Equitable Healthcare Access in Target Areas) diharapkan berdampak bagi penguatan layanan kesehatan di Sulawesi Tengah, khususnya di Kabupaten Parigi Moutong, Sigi, Donggala dan Kota Palu, sebagai wilayah sasaran.

banner 336x280

Harapan ini disampaikan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes saat membuka Pertemuan Project Steering Committee (PSC) Program SEHAT dalam rangka penyusunan rencana kerja tahunan bersama mitra program, di Hotel Rama, Kamis (25/6).

Pada kesempatan itu, Wagub Reny menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kanada selaku pencetus Program SEHAT.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kanada yang sudah mau melihat Sulawesi Tengah,” ucapnya dalam sambutan.

Kehadiran program dinilai wagub, amat sejalan dengan upaya pemerintah provinsi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Karena itu, kepada jajaran dinas kesehatan provinsi beserta dinas kesehatan dari 4 wilayah sasaran diminta untuk memberikan perhatian penuh terhadap program SEHAT.

“Saya berharap kita betul-betul fokus agar tujuan dan target yang ditetapkan dapat tercapai,” imbuhnya.

Wagub juga menegaskan sikap pemerintah provinsi yang membuka ruang seluas-luasnya dengan berbagai pihak untuk bekerjasama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Hal ini tak lepas dari kondisi geografis Sulawesi Tengah yang luas dan menjadi tantangan tersendiri dalam upaya mewujudkan pemerataan layanan kesehatan.

Karena itu, dukungan dan keterlibatan berbagai pihak sangat dibutuhkan agar pelayanan kesehatan dapat menyentuh masyarakat hingga ke wilayah pelosok.

“Semoga kita bisa bersinergi sama-sama,” pungkasnya.

Program SEHAT sendiri bertujuan meningkatkan kualitas layanan kesehatan, mendorong kesetaraan gender, serta memperkuat pemenuhan hak kesehatan reproduksi seksual (SRHR) bagi perempuan dan anak perempuan di Sulteng.

Kegiatan turut dihadiri Ibu Frances Cosstick dari Pemerintah Kanada dan Manajer Program SEHAT Rieneke Rolos.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *