Kuasai 4 Bahasa Asing, Siswa SRT 20 Palu Bikin Wagub Reny Terpukau

Kota Palu17 Dilihat
banner 468x60

Poin Utama

  • Siswa SRT 20 Palu mampu berpidato dalam empat bahasa asing.
  • Wagub Sulteng Reny Lamadjido mengapresiasi kemampuan siswa dan guru.
  • Siswa didorong tekun belajar dan mengejar cita-cita.
  • Sekolah Rakyat menjadi program untuk memperluas akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu.
  • Program ini ditujukan untuk memutus mata rantai kemiskinan.
  • SRT 20 Palu diharapkan melahirkan siswa percaya diri dan berprestasi.

 

Palu, Caralain.id – Kemampuan berbahasa asing siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 20 Palu membuat Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes. terpukau. Hal itu terlihat saat empat perwakilan siswa-siswi menyampaikan pidato menggunakan bahasa Inggris, Arab, Jepang, dan Mandarin di hadapan Wagub Reny pada acara Open House SRT 20 Palu di Aula Sinergitas BPSDM Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (27/8/2026). Kemampuan tersebut dinilai menjadi bekal penting bagi para siswa untuk membangun kepercayaan diri sekaligus memperluas wawasan.

banner 336x280

Wagub Reny memberikan apresiasi kepada para guru yang telah membimbing siswa hingga mampu menguasai empat bahasa asing.

“Terimakasih bapak ibu guru yang sudah mendidik murid-muridnya bisa bahasa asing sampai empat bahasa,” ucapnya.

Ia kemudian mendorong para siswa SRT 20 Palu untuk terus bersungguh-sungguh menuntut ilmu dan mengejar cita-cita setinggi mungkin.

“Tidak menutup kemungkinan ada di antara adik-adik, yang mengikuti saya menjadi wakil gubernur di masa depan,” harapnya turut mendoakan.

Selain mengapresiasi kemampuan bahasa asing para siswa, Wagub Reny menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya program Sekolah Rakyat yang menjadi salah satu program prioritas Presiden dalam upaya memutus mata rantai kemiskinan. Melalui program tersebut, anak-anak dari keluarga kurang mampu di Sulawesi Tengah mendapatkan akses pendidikan dan perhatian yang setara dengan anak-anak lainnya di Indonesia.

“Terimakasih Pak Presiden yang sudah membuat Sekolah Rakyat ini sehingga semua anak-anak di Sulteng bisa sederajat dengan anak-anak lain di Indonesia,” tukasnya.

Program Sekolah Rakyat diharapkan dapat menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi, meningkatkan kepercayaan diri, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah Drs. H. Firmanza DP, SH., M.Si., Kepala SRT 20 Palu Anita, perwakilan Satker Kemensos lingkup Sulteng, orangtua siswa, dan insan pendidikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *