Tragedi Lift Restoran My Kopi O, Disnakertrans Sulteng Dalami Penerapan K3

Kota Palu107 Dilihat
banner 468x60

Pengawasan Ketenagakerjaan (Wasnaker) Disnakertrans Sulteng langsung turun ke lokasi kejadian pada Minggu (6/9/2026), sehari setelah Rizwan tewas terjepit di area tangga lift barang lantai tiga restoran di Jalan Kartini, Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu.

Kedatangan tim dilakukan untuk mengetahui kondisi tempat kejadian, fasilitas lift barang, serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan restoran. Pemeriksaan juga diarahkan untuk menelusuri informasi mengenai lift yang disebut mengalami kerusakan namun tetap digunakan.

banner 336x280

Kepala Bidang Penyelesaian Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan Disnakertrans Provinsi Sulawesi Tengah, M. Mirza Lesnusa, S.Sos., M.Si., mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima informasi mengenai kecelakaan yang merenggut nyawa pekerja tersebut.

“Kami juga kaget ada kejadian ini, Pak. Yang jelas kami coba lakukan pemeriksaan terlebih dahulu terkait katanya lift yang rusak tetap dipakai,” kata Mirza kepada media caralain.id, Minggu (6/9/2026).

Namun, pemeriksaan langsung di area lift belum dapat dilakukan karena lokasi telah dipasang garis polisi dan masih menunggu proses olah tempat kejadian perkara oleh kepolisian.

Pengawas tenaga kerja, Rifai, mengatakan agenda tim pada Minggu masih sebatas pemeriksaan awal. Pihaknya hanya dapat melakukan wawancara dengan bagian keuangan My Kopi O Palu karena belum diperbolehkan mendekati lokasi kejadian.

“Kami tadi hanya wawancara saja dengan bagian keuangan My Kopi O saja pak,untuk mendekat ke lokasi belum di ijinkan karena masih akan di lakukan olah TKP oleh pihak kepolisian,”ujarnya.

Rifai mengatakan pemeriksaan akan kembali dilakukan pada Senin (7/9/2026). Tim akan turun lagi ke My Kopi O Palu untuk memastikan tanggung jawab perusahaan terhadap keluarga korban, termasuk pemenuhan hak-hak korban.

“Rencana besok kami turun lagi pak,Karena juga hari ini libur makanya kami agendakan kembali besok,”ungkapnya.

Sementara itu, aktivitas My Kopi O Palu dilaporkan ditutup sementara pada Minggu (6/9/2026), setelah kecelakaan kerja yang menewaskan Rizwan terjadi sehari sebelumnya.

Disnakertrans Sulteng belum menyimpulkan adanya pelanggaran dalam insiden tersebut. Pemeriksaan masih diperlukan untuk memastikan kondisi lift, riwayat kerusakan, prosedur penggunaan fasilitas, serta penerapan K3 oleh perusahaan.

Kasus ini menjadi sorotan karena selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan tersebut juga memunculkan pertanyaan mengenai kelayakan fasilitas kerja dan sejauh mana perusahaan memastikan keselamatan pekerja dalam menjalankan aktivitas operasional restoran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *