Dekranasda Sulteng Tampilkan Keindahan Tenun Donggala di HUT Dekranas ke-46

Home13 Dilihat
banner 468x60

Poin Utama

  • Dekranasda Sulteng tegaskan Tenun Donggala siap bersaing di pasar nasional.
  • Sry Nirwanti dorong produk kerajinan Sulteng tembus pasar global.
  • Dekranasda Sulteng jadikan HUT Dekranas panggung promosi produk unggulan daerah.
  • Tenun Donggala diproyeksikan menjadi ikon kerajinan unggulan Sulawesi Tengah.

Makassar, Caralain.id – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sulawesi Tengah, Sry Nirwanti Bahasoan, menghadiri Perayaan Puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ke-46 yang diselenggarakan di Makassar, Jumat (10/7). Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antar-Dekranasda se-Indonesia dalam mendorong pengembangan industri kerajinan nasional yang berdaya saing.

banner 336x280

Pada kesempatan itu, Dekranasda Provinsi Sulawesi Tengah memperkenalkan berbagai produk kerajinan unggulan daerah, termasuk Tenun Donggala sebagai salah satu warisan budaya khas Sulawesi Tengah. Beragam produk kriya, aksesori, fesyen, serta hasil karya para pelaku UMKM dan pengrajin lokal turut ditampilkan sebagai upaya memperluas promosi produk daerah ke tingkat nasional.

Ketua Dekranasda Provinsi Sulawesi Tengah, Sry Nirwanti Bahasoan, mengatakan keikutsertaan Dekranasda Sulawesi Tengah dalam peringatan HUT Dekranas ke-46 tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga membuka peluang kolaborasi, pertukaran gagasan, serta pengembangan pasar bagi para pengrajin lokal.

“Melalui momentum ini, kami ingin memperkenalkan kekayaan kriya Sulawesi Tengah kepada masyarakat yang lebih luas. Tenun Donggala dan berbagai produk kerajinan lokal merupakan hasil kreativitas serta kearifan budaya yang memiliki nilai ekonomi sekaligus identitas daerah. Kami berharap produk-produk ini semakin dikenal, diminati, dan mampu menembus pasar yang lebih luas,” ujar Sry Nirwanti Bahasoan.

Ia menambahkan, Dekranasda Sulawesi Tengah akan terus berkomitmen mendampingi para pengrajin melalui pembinaan, peningkatan kualitas produk, inovasi desain, hingga perluasan akses pemasaran. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk kerajinan daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis UMKM.

Perayaan Puncak HUT Dekranas ke-46 juga menjadi ajang apresiasi terhadap kreativitas para perajin dari seluruh Indonesia. Melalui semangat kolaborasi dan inovasi, Dekranas diharapkan terus menjadi wadah yang memperkuat pelestarian warisan budaya sekaligus mendorong kemajuan industri kerajinan nasional yang berkelanjutan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *