Polemik Tiang Internet MyRepublic di Palu Kembali Viral, Ada Apa Sebenarnya?

Kota Palu26 Dilihat
banner 468x60

Palu, Caralain.id – Warganet kembali diramaikan dengan dugaan pemasangan tiang jaringan internet oleh penyedia layanan MyRepublic  yang disebut dilakukan tanpa izin pemilik lahan. Keluhan serupa sebelumnya juga sempat ramai diperbincangkan di media sosial dan hingga kini masih menuai perhatian masyarakat.

Sebelumnya, unggahan di akun media sosial Info Kota Palu pada Rabu (6/5/2026) menampilkan keluhan seorang warga bernama Raka Norfiyanto, warga BTN Palupi RT 02 RW 02, Kelurahan Palupi, Kecamatan Tatanga, Kota Palu. Dalam unggahan tersebut, ia mengaku keberatan karena adanya aktivitas pemasangan tiang jaringan internet yang disebut dilakukan tanpa pemberitahuan maupun izin kepada pemilik lahan.

banner 336x280

Kasus tersebut kemudian memicu beragam tanggapan dari masyarakat. Sejumlah warganet menilai persoalan pemasangan tiang utilitas tanpa koordinasi dengan warga bukan kali pertama terjadi dan seolah terus berulang.

Beberapa hari lalu, pihak Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu dikabarkan telah menanggapi polemik tersebut dengan menyatakan akan melakukan peninjauan terkait aktivitas pemasangan tiang jaringan internet di sejumlah titik.

Namun, keluhan serupa kembali muncul. Kali ini, seorang warganet bernama Duta Jaya mengunggah dugaan pemasangan tiang jaringan internet yang disebut berada di area tanpa persetujuan pemilik lahan. Dalam foto yang beredar, terlihat kode “MR.PPI-01 P016” pada tiang tersebut yang diduga mengindikasikan kepemilikan salah satu penyedia layanan internet, yakni MyRepublic.

Dalam unggahannya, Duta Jaya menuliskan, “Tiang dipasang di dalam halaman orang tanpa permisi. Tolong dipindahkan.”

Unggahan tersebut kemudian memantik berbagai komentar dari netizen. Akun bernama Bestam Pakaya mengomentari dengan nada kesal.

“Kemarin juga begitu di rumahku, saya cabut sendiri tiangnya,”tulisnya.

Akun bernama Bestam Pakaya mengomentari, “Kemarin juga begitu di rumahku, saya cabut sendiri tiangnya.” Sementara itu, warganet lainnya dengan akun EmeraldElk5323 turut membalas, “Merek ini di mana-mana begini semua kelakuannya. Apakah bagian dari ngiklan gratis?”

Sejumlah warganet pun mempertanyakan sikap pihak penyedia layanan maupun dinas terkait yang dinilai belum memberikan tanggapan tegas atas keluhan warga. Mereka heran karena persoalan serupa terus berulang dan terkesan dibiarkan begitu saja.

“Heran juga, kok kesannya dibiarkan dan tidak ada tanggapan dari pihak penyedia maupun dinas terkait. Ada apa?” tulis salah seorang netizen dalam kolom komentar unggahan tersebut.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *