PT Nindya Karya Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat di Sumut dan Jatim, Fokus Kejar Target Juni 2026

Nasional16 Dilihat
banner 468x60

Poin Utama

  • PT Nindya Karya (Persero) dan pemerintah daerah mempercepat pembangunan Proyek Strategis Nasional Sekolah Rakyat di Sumatra Utara dan Jawa Timur untuk target selesai Juni 2026.
  • Di Kediri, progres mencapai 57% di lahan 7,6 hektare, dengan kendala logistik diatasi melalui armada internal perusahaan.
  • Proyek dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu (SD–SMA) lengkap dengan asrama, rumah guru, dan fasilitas olahraga.
  • Progres juga tinggi di Medan (73%) dan Serdang Bedagai (53,71%) dengan dukungan penuh pemerintah daerah.
  • Secara keseluruhan, proyek menunjukkan percepatan positif berkat kolaborasi BUMN dan pemerintah.

Jakarta, Caralain.id – PT Nindya Karya (Persero) bersama pemerintah daerah mempercepat pembangunan Proyek Strategis Nasional Sekolah Rakyat di berbagai wilayah Sumatra Utara dan Jawa Timur. Upaya percepatan ini dilakukan untuk mengejar target penyelesaian proyek pada Juni 2026.

banner 336x280

Di lapangan, percepatan dilakukan melalui berbagai langkah taktis, termasuk di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, di mana PT Nindya Karya harus mengerahkan armada internal perusahaan akibat keterbatasan kendaraan pengangkut material dari mitra rekanan. Langkah ini diambil untuk menjaga kelancaran suplai material agar pekerjaan tetap berjalan sesuai jadwal.

Realisasi fisik proyek di Kediri saat ini telah mencapai 57 persen di atas lahan seluas 7,6 hektare. Kawasan ini dirancang sebagai pusat pendidikan terpadu yang mencakup jenjang SD hingga SMA, dilengkapi dengan asrama siswa, rumah susun guru, serta fasilitas olahraga.

Project Director PT Nindya Karya, Bayu Apriyadi, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mempercepat pembangunan infrastruktur pendidikan yang merata. Ia menyebut kolaborasi ini menjadi kunci utama dalam memastikan proyek berjalan sesuai target.

“Kami meyakini bahwa sinergi ini tidak hanya akan mempercepat pembangunan infrastruktur pendidikan, tetapi yang lebih penting, akan membuka pintu akses pendidikan yang lebih luas dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Bayu dalam keterangan tertulis.

Dalam pernyataan terpisah, perusahaan juga menegaskan komitmennya untuk menjaga konsistensi pembangunan agar dapat segera dimanfaatkan oleh ribuan siswa di berbagai daerah.

Sementara itu, Komisaris Utama PT Nindya Karya, Michael Umbas, melakukan kunjungan lapangan ke Deli Serdang dan Medan pada 19 Mei 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memantau langsung kualitas pekerjaan struktur utama proyek.

Ia mengapresiasi progres yang dicapai di tengah tantangan lapangan, sekaligus menekankan pentingnya keselamatan kerja dan kualitas bangunan.

“Seluruh atap sudah terpasang, pekerjaan lantai mayoritas telah selesai, plafon sudah berjalan baik, dan saat ini sudah masuk tahap akhir pekerjaan MEP. Ini fenomenal,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa kecepatan harus tetap diimbangi dengan kualitas dan manfaat jangka panjang.

Di wilayah Kota Medan, Wali Kota Rico Tri Putra Waas meninjau lokasi proyek di Kecamatan Medan Tuntungan. Proyek di lokasi ini mencatatkan realisasi fisik tertinggi, yakni 73 persen sejak akhir Desember 2025.

“Memasuki bulan kelima, kami melihat perkembangannya sangat pesat dan sangat baik. Bahkan sudah mencapai 73 persen,” ujar Rico Waas, dikutip dari Antara. Pemerintah kota juga berkomitmen mendukung pembangunan infrastruktur penunjang seperti perbaikan jalan, drainase, dan penerangan di sekitar lokasi proyek.

Pembangunan ini difokuskan untuk mendukung pendidikan serta pelatihan bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus, dengan target peningkatan akses dan kualitas layanan pendidikan di daerah.

Di wilayah lain, pembangunan di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatra Utara, Indonesia, Serdang Bedagai telah mencapai 53,71 persen, melampaui target awal 50,93 persen.

Wakil Bupati Adlin Tambunan menyatakan optimisme bahwa proyek dapat selesai tepat waktu pada 20 Juni mendatang. Pemerintah daerah juga menegaskan dukungan penuh terhadap program ini sebagai upaya meningkatkan akses pendidikan di daerah.

Project Manager Sekolah Rakyat wilayah Serdang Bedagai, Ariel Somadinigrat, menyebut koordinasi lintas sektor terus diperkuat untuk memastikan seluruh titik pekerjaan dapat berjalan optimal dan sesuai target.

Secara keseluruhan, percepatan pembangunan Sekolah Rakyat menunjukkan progres positif di berbagai wilayah, dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan BUMN menjadi faktor utama dalam menjaga ritme pembangunan menuju target penyelesaian 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *