PT Bina Kaili Genjot Preservasi Tolai–Sausu, Progres Fisik Tercatat 18,92 Persen

Home26 Dilihat
banner 468x60

Point Utama

  • Preservasi Jalan Trans Sulawesi ruas Tolai–Sausu di Kabupaten Parigi Moutong menunjukkan progres positif.
  • Hingga akhir April 2026, progres fisik pekerjaan  mencapai 18,92 persen.
  • Pekerjaan preservasi mencakup penanganan jalan sepanjang 29,11 kilometer.
  • Proyek didanai melalui APBN Tahun Anggaran 2025/2026 dengan nilai investasi sekitar Rp112,69 miliar.
  • Pekerjaan di lapangan terus dipercepat untuk mengejar target yang telah ditetapkan.

Parigi Moutong. Caralain.id – Proyek strategis nasional Preservasi Jalan Trans Sulawesi ruas Tolai–Sausu di Kabupaten Parigi Moutong menunjukkan perkembangan yang positif. Hingga akhir April 2026, progres fisik pekerjaan tercatat telah mencapai 18,92 persen, atau sekitar tiga bulan sejak masa kontrak dimulai pada Februari 2026.

banner 336x280

Proyek yang dikerjakan oleh PT Bina Kaili melalui Kerja Sama Operasi (KSO) dengan PT Putra Nagroe Aceh ini berada di bawah pengawasan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah. Capaian progres tersebut dinilai cukup responsif mengingat tahapan pelaksanaan masih berada pada fase awal.

   

General Superintendent PT Bina Kaili, Hikmawati, menyampaikan bahwa pekerjaan di lapangan terus dikebut oleh tim pelaksana untuk mengejar target yang telah ditetapkan.

“Terhitung hingga akhir April 2026 progresnya sudah baik sekitar 18,92 persen,” ujarnya kepada media ini.

Preservasi jalan nasional ini mencakup penanganan sepanjang 29,11 kilometer dengan sumber pendanaan dari APBN Tahun Anggaran 2025/2026. Total nilai investasi proyek mencapai Rp 112.698.672.374,59.

Sebelumnya, dalam mendukung kelancaran pekerjaan di lapangan, BPJN Sulawesi Tengah telah menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem buka tutup jalan pada periode Februari hingga Maret 2026 di ruas Tolai–Sausu. Kebijakan ini diberlakukan sebagai bagian dari pengaturan arus kendaraan selama proses pekerjaan preservasi, khususnya pada kegiatan teknis re-sloping di sejumlah titik ruas jalan nasional tersebut.

Ruas Tolai–Sausu sendiri merupakan jalur strategis yang menjadi urat nadi transportasi di Sulawesi Tengah. Jalan ini berperan penting dalam menghubungkan berbagai wilayah serta mendukung kelancaran distribusi barang dan jasa hingga ke provinsi tetangga. Dengan adanya proyek preservasi ini, diharapkan kualitas infrastruktur jalan semakin mantap dan mampu menunjang pertumbuhan ekonomi kawasan secara berkelanjutan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *