Palu, Caralain.id — Dalam upaya meningkatkan kepatuhan masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor, Jasa Raharja Sulawesi Tengah bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tengah dan Badan Pendapatan Daerah Sulawesi Tengah yang tergabung dalam Tim Pembina Samsat Sulawesi Tengah resmi menggelar Program Apresiasi Emas 2026.
Program ini merupakan bentuk penghargaan dari negara kepada masyarakat yang disiplin dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor, khususnya bagi mereka yang melakukan pembayaran sebelum jatuh tempo. Melalui program ini, pemerintah daerah berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya kontribusi pajak dalam pembangunan daerah.
Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Sulawesi Tengah, Sugeng Hariadi, menyampaikan bahwa program ini dilaksanakan secara nasional dan berlaku hingga 30 Juni 2026.
“Program Apresiasi Emas ini diselenggarakan di seluruh Indonesia dan hanya berlaku sampai tanggal 30 Juni 2026. Jadi, masyarakat yang membayar pajak sebelum jatuh tempo berhak mendapatkan satu kupon undian secara otomatis berupa emas. Adapun total hadiah yakni 12 gram,” terang Sugeng, Minggu, (19/4/2026).
.Ia menjelaskan bahwa pajak kendaraan bermotor merupakan salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk di Sulawesi Tengah. Oleh karena itu, kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak sangat dibutuhkan.
Selain sebagai sumber PAD, pembayaran pajak tahunan kendaraan juga telah mencakup Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Dana tersebut nantinya digunakan untuk memberikan santunan kepada masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas.
Sugeng berharap melalui program ini, masyarakat semakin terdorong untuk membayar pajak kendaraan bermotor tepat waktu, bahkan sebelum jatuh tempo.
“Kami berharap dengan adanya program ini dapat memicu masyarakat untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor dan pada akhirnya dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Sulawesi Tengah,” tutupnya.











