Warga Talise Valangguni Keluhkan Lubang di Sejumlah Titik Jalan Dayodara

Kota Palu22 Dilihat
banner 468x60

Palu, Caralain.id – Warga yang tinggal dan melintas di Jalan Dayodara Kelurahan Talise Valangguni, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, mengaku khawatir terhadap kondisi jalan yang mengalami kerusakan dan berlubang di sejumlah titik. Kondisi ini kerap menimbulkan kesulitan bagi pengguna jalan, terutama pada pagi dan sore hari saat arus kendaraan padat. Jalan ini berada di kawasan BTN, sehingga menjadi akses penting bagi penghuni perumahan,

Menurut sejumlah warga, lubang‑lubang di badan jalan sudah berlangsung lama dan belum mendapatkan penanganan. Jalan yang berlubang tidak hanya membuat perjalanan menjadi tidak nyaman, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat. Beberapa pengendara sepeda motor bahkan sempat hampir terjatuh ketika menghindari lubang besar yang tersebar di beberapa titik jalan.

banner 336x280

Jalan ini tidak hanya menjadi jalur utama warga, tetapi juga menjadi lintasan bagi karyawan PT Citra Palu Minerals (CPM).

Menurut warga, tidak jauh dari titik-titik jalan yang rusak terdapat shelter atau titik jemput karyawan CPM untuk keberangkatan dan kedatangan ke lokasi tambang.

“Jalan ini sering dilalui karyawan CPM pakai bus, tapi kondisinya rusak parah. Lubang-lubang besar itu berpotensi membahayakan pengguna kendaraan, termasuk bus atau mobil karyawan,” ungkap Narno salah satu warga setempat.

“Lubangnya sudah cukup parah, terutama di dekat rumah kami. Kalau hujan, lubang itu tergenang air dan tidak terlihat jelas. Kami takut kecelakaan terjadi,” imbuhnya.

Warga berharap pemerintah kota melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera melakukan penanganan, seperti penambalan lubang serta perbaikan permukaan aspal secara menyeluruh. Selama ini, warga hanya melihat perbaikan “tambal sulam” yang cepat rusak kembali saat hujan atau lalu lintas padat.

Salah seorang pemotor mengatakan bahwa lubang‑lubang ini juga mengurangi kenyamanan dan keamanan perjalanan, terutama bagi pelajar dan pekerja yang setiap hari menggunakan jalan tersebut. Warga berharap pihak kelurahan dan instansi terkait dapat menempatkan rambu pengamanan di titik‑titik lubang sambil menunggu perbaikan permanen dilakukan.

Untuk sementara, sejumlah warga telah berinisiatif secara swadaya memperlihatkan lokasi titik lubang kepada pihak kelurahan dan RT/RW setempat melalui foto dan video yang diunggah ke media sosial sebagai bentuk pengaduan publik. Unggahan seperti itu juga menunjukkan salah satu bagian jalan rusak yang berlubang dan sempat diposting oleh warga dalam akun media sosial lokal, menunjukkan kondisi jalan di Kelurahan Talise Valangguni yang perlu perhatian.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *